Hais

sad_sketch_by_chartzan-d37680g

Ketika tangan berbulu lebat bertato menyentuh pundakmu,
Aku menghantamnya dan kami berkelahi.
Sayang aku kalah dan mati, dan mayatku dilempar ke sebuah jurang tidak jauh dari pusat kota.
Arwahku menangis dan menghantui warga sekitar.
***
Seseorang mengawasimu dari luar jendela tiap malam.
Apa kau menyadarinya?
Aku dan teman-teman berencana patrol keliling rumah.
Esoknya ayah dan ibumu, dan bibi dan pamanmu, dan seluruh kakak adikmu, mati.
Kami yang membunuhnya.

Iklan

Diterbitkan oleh

bimasatriaputra

Bima Satria Putra. Kelahiran Besarang, Kalimantan Tengah, 4 November 1994. Mahasiswa program studi ilmu Komunikasi jurusan Jurnalistik Fakultas Ilmu Sosial & Komunikasi Universitas Kristen Satya Wacana. Aktif di Lembaga Pers Mahasiswa Lentera dan Federasi Mahasiswa Libertarian Salatiga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s