Dua Bocah Sialan

Ada dua orang bocah gelandangan. Yang satu bodoh, tapi kuat dan berbadan besar. Yang satu pintar, tapi lemah dan berbadan kecil. Jadi, persahabatan mereka berdua, anggap saja, saling melengkapi.

Mereka tidak tahu darimana mereka berasal. Sejak sadar dengan kehidupan, mereka sudah tinggal di bekas gedung teater tua dan dirawat oleh semua gelandangan kota.

“Kamu lihat patung pendiri kota di taman? Kalian berdua lahir dari situ,” ujar seorang pencuri kepada mereka. Continue reading “Dua Bocah Sialan”

Iklan

Di Bawah Peron Stasiun

Seorang karyawan pabrik tekstil masuk ke dalam stasiun. Kartu pengenalnya ia tutupi di balik mantel. Padahal jabatannya tidak rendah, tapi tetap saja ia malu. Sebagai pengawas produksi, tugasnya cuma satu, mengawasi lima ratus pekerja lain supaya bekerja dengan benar. Ada beberapa prosedur yang harus mereka taati. Ia dapat menegur pekerja jika terjadi kesalahan. Sayangnya, ia tidak dapat menegur manajer pengolahan akhir dan direksi karena membuang limbah. Continue reading “Di Bawah Peron Stasiun”

Menjadi Anjing

Prized Dog Chinese Greyhound oleh Giuseppe Castiglione
“Prized Dog Chinese Greyhound” oleh Giuseppe Castiglione

Isi perut ini telah penuh dan otak sudah aku persiapkan untuk mempelajari bahasa Indonesia yang diampu Bu Kartika. Aku berjalan di selasar sekolah dan berencana masuk ke kelas, sebelum Aris kemudian memanggilku dari kejauhan.

“Dim, sini..” panggil Aris. Aku mendatanginya di taman dan duduk disampingnya.

“Kenapa lagi Ris?” tanyaku.

“Apa yang akan terjadi jika seseorang meninggal?” tanya Aris.

Continue reading “Menjadi Anjing”

Penulis Aneh dari Jepang, Ryunosuke Akutagawa

Waktu aku melintas di selasar perpustakaan kampus, sedang diadakan obral buku di situ. Harganya miring dan bervariasi, mulai dari 5 ribu, 10 ribu, hingga 25 ribu. Kemudian kuborong hingga lima buku saat itu. Malamnya, kubaca salah satu novel pendek tulisan Akutagawa Ryunosuke yang kubeli, Kappa.

Continue reading “Penulis Aneh dari Jepang, Ryunosuke Akutagawa”